namaku mbok karsem. pekerjaanku sehari-hari adl sebagai pengumpul kertas bekas. diusiaku yg kini mulai senja aku sudah mulai terbiasa dengan kerasnya hidup dikota metropolitan. memang saat ini kondisi perekonomianku sedang terpuruk ditambah lagi dengan kondisi bibirku yg sumbing semakin saja menambah suram hidupku. Tapi di suatu saat nanti aku percaya bahwa nasibku kelak akan berubah namun saat ini aku harus berjuang dulu. berkelahi untuk sesuap nasi, berkalang tanah untuk sebuah penghargaan arti hidup, berangan-angan untuk.... akh... andai saja.....
bisa jadi hidup kita lebih miris darinya, siapa yang tau seberapa baik perilaku kita dibanding beban hidup yang harus ditanggungnya? lebih berat manakah?